The Dream Team Euro 2008 versi nungaru

August 4th, 2008 by nursiji

The Dream Team Euro 2008

Formasi 4-3-3 (Full Attack)

Kiper : Iker Casillas (Spain-Real Madrid)

Sebelum
Euro digelar pemain ini diramalkan akan selalu dibawah bayang-bayang
Gianlugi Buffon, tapi sejak dia memenangakan drama adu penalti melawan
Italy dia berhasil menepis ramalan itu, dan dia membuktikan sebagai
penjaga terbaik dunia untuk saat ini, sebagai kapten team spain selain
mengkoordinir rekan-rekannya , ketangguhan penjaga gawang tidak dapat
diragukan lagi dalam menepis serangan lawan, sigap, cermat dan reaksi
yang luar biasa bagus membuatnya pantas ditempatkan di bawah mistar
gawang The Dream Team nungaru.

Bek kanan  : Darijo Srna (Croatia-Shakhtar Donetsk)

Goal
pertama pembunuh yang dia cetak ke gawang Jerman, menjadikan tim
Kroasia sebagai tim kuda hitam yang sangat berbahaya, meskipun dikawal
Marcell Jansen, tetapi dia berhasil melepaskan diri dalam peluang
sekecil mungkin dia dapat mencetak goal, sejak goalnya pertahan jerman
kocar-kacir, dia merupakan pemain yang cepat, full power, cermat
menyerang maupun bertahan menusuk dari rusuk kanan tim Kroasia, dan
sangan bagus dalam mengirim crossing, mentalnya juga bagus ini terbukti
ketika dia berhasil melesakkkan bola ke gawang Turki dalam daram adu
penalti

Bek kiri       : Philip Lahm (Germany-Bayern Munchen)

Berharap
bisa ditempatkan di sisi kanan, namun tak keberatan bila tetap berada
di posisi bek kiri. Malah ‘keterpaksaan’ Lahm itu membuatnya banyak
diacungi jempol karena ia tampil cemerlang, baik membantu serangan dan
menjaga konsistensi pertahanan, dia juga menjadi penentu kemenangan
Jerman di semifinal kontra Turki berkat goalnya di masa enjury time

Bek tengah kanan   :  Pepe (Portugal-Real Madrid)

Tak
mampu mengantar Portugal berprestasi bukan berarti membuat kredit poin
Pepe menurun. Bahkan ia termasuk pemain belakang yang penampilannya
paling stabil sepanjang turnamen ini. Pepe juga bisa diandalkan di
depan gawang lawan untuk memecah kebuntuan, terbukti goal pembukanya ke
gawang Turki.

Bek tengah kiri        : Christian Panucci (Italy-AS Roma)

Lelaki
yang selalu berpenampilan eksmud di lapangan ini, selalu menjadi
penentu tim Italy, terbukti dengan Goalnya yang memaksa seri kontara
Rumania, sehingga tim Italy masih punya asa di euro 2008, walaupun
posisi aslinya sebagai bek kanan, namun dia tidak canggung ditempatkan
sebagai bek tengah, penampilannya yang cool dan dalam usia yang
beranjak gaek tidak mengurangi kecepatan, kegarangan dalam mentackle
lawan dan mengawal petahanan grendel italy disaat kritis, dia juga
sebagi penentu lolosnya italy prakualifikasi euro 2008

Gelandang tengah kanan    : Xavi Hernandez (Spain-Barcelona)

Tampil
lima kali bersama Spanyol, performa gelandang Barcelona itu tak
sedikitpun menurun, bahkan cenderung naik di tiap laganya. Karena
kontribusi itulah yang membawanya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
Euro 2008 oleh UEFA, goalnya ke gawang Rusia di semifinal menjadikannya
dia tidak hanya piawai sebagai pengirim assist tetapi juga sebagai
pencetak goal.

Gelandang tengah tengah   : Michael Ballack (Germany-Chelsea)

Apa
jadinya Jerman jika tanpa seorang Ballack, bahkan ada ungkapan Jerman
adalah Ballack, Ballack adalah Jerman, meski emosinya di lapangan
sering meledak-ledak, tidak lantas dia tidak trpilih sebagai kapten
team Jerman, Goal penentunya ke gawang Portugal yang lebih difavoritkan
di perempat final, sudah membuktikan tim diesel Jerman pantas
difavoritkan juga sebagai Kampiun

Gelandang tengah kiri         : Wesley Sneijder (Holland-Real Madrid)

Gelandang serang Real Madrid ini adalah aktor lapangan kebangkitan kembali total football
Belanda. Tugas sebagai pengatur serangan, tempo dan penuntas gempuran
berhasil dijalankannya dengan baik. Goalnya ke gawang Italy membuktikan
pertahanan grendelpun masih bisa tembus juga.

Penyerang kanan  : David Villa ( Spain-Valencia)

Tidak
masuk dalam bursa kandidat topskor, Villa malah muncul sebagai
pemenang. Kecepatan, olah bola dan ketajamannya di depan gawang
membuatnya pantas menjadi goal getter dream team nungaru untuk Euro
2008.

Penyerang tengah : Fernando "Elnino"  Torres (Spain-Liverpool)

Meskipun
gelar toskor direbut david villa tidak menyurutkan Akatsuki untuk
memilihnya sebagai penyerang tengah tim impian, mesti diinget 3 dari 4
goal yang dicetak villa adalah berkat peranannya sebagai assistor ,
goal semata wayangnya di final euro 2008 kontra Jerman membuat Spanyol
mengakhiri puasa gelar sejak 1964. Selain cepat, full powerdan driblle
yang aduhai striker the Reds liverpool ini sangatlah opportunis dalam
urusan merobek jala lawan .

Penyerang kiri       : Lucas Podolski (Germany-Bayern Munchen)

Meskipun
kalah pamor di level klub, tetapi di timnas Jerman di merajalela
dipasang sebagi sayap kiri tidak mengahalanginya dalam merobek jala
lawan, comming from behind disaat Klose maupun Gomez buntu, dia hadir
sebagai pemecah kebuntuan. Dia pun difavoritkan sbagi top skor dengan 3
goal yang dicetaknya sepanjang turnamen.

Pelatih Guss Hiddink ( Holland- Rusia)

Di
tangan pria asal Belanda ini tim manapun, bahkan dengan kualitas
seadanya, bisa menjelma raksasa Eropa. Rusia dan Korea Selatan (di
Piala Dunia 2002) adalah buktinya. Ide cemerlang, sifat kebapakan dan
kemampuannya meracik strategi yang berkiblat pada sepakbola menyerang
membuatnya berhak untuk dipilih sebagai pelatih terbaik.

The
dream team versi nungaru diisi pemain yang harus mampu mencetak Goal
setidaknya satu Goal, Hayoooo siapa yang berani melawan The Dream Team nungaru????